Flow Meter untuk air Limbah

flow meter untuk air limbah

waste water flow meter

Flow meter limbah banyak dipakai di indusri manufacture, oil and gas, pertambangan, hotel dan restoran serta di rumahsakit atau ditempat lainnya yang peduli terhadap lingkungan.

Waste water treatment banyak sekali jenisnya karena kandungan oil, limbah domistic hingga limbah karena proses chemical. Flow meter limbah yang mempunyai base water karena jenis limbah yang bermacam-macam maka pemilihan jenis flow meter air limbah harus disesuaikan dengan penerapan di lapangan.

907a8-wmx

Namun ada beberapa point penting dalam menentukan jenis flow meter limbah ini dan yang perlu diperhatikan adalah:

  • Kapasitas flow rate dari air limbah yang dideteksi oleh sensor flow meter
  • Sifat dari air limbah yang tingkat keasaman cukup ekstrim perlu pemilihan bahan flow meter limbah.
  • Kekotoran dari air limbah serta temperature limbah sendiri untuk menentukan jenis flow meter
  • Pressure aliran air limbah yang menggunakan pompa atau sistem gravitasi
  • Kandungan air limbah mungkin mengandung getah, lumpur seperti bubur kertas atau kotoran solid lainnya
  • Lokasi Instalasi flow meter indoor atau out door
  • Tingkat proteksi ecetrical apakah perlu water proof ( karena kemungkinan terendam air ) akibat banjir atau jalur pipa di saluran pembuangan air hujan.
  • Jenis Indicator integral atau remote yang pasanganya didalam control room
  • Jenis koneksi power electric AC atau DC atau dengan battery
  • Jenis Koneksi body sensor, flange, fitting atau drat
  • Jenis matrial flow sensor body Carbon steel, cast iron, Stainless steel atau Non Metal

Flow Meter limbah biasanya diaplikasikan di area yang kotor dan PH nya ekstrim baik itu asam maupun basah, karena itu hendaknya jenis matrial flow meterair limbah untuk body sensor menggunakan stainless steel atau non metal agar lebih tahan lama dan tidak berkarat. Jika menggunakan stainless steel cukup menggunakan SUS 304 dan untuk non metal dapat juga digunakan PTFE, Teflon, PP atau PVC.

Selain menggunakan flow meter dengan jenis material yang tahan terhadap korosif bisa juga menggunakan jenis flow meter clamp on. Flow meter clamp on ini merupakan jenis flow meter ultrasonic, dimana sensor ultrasonic yang sering di sebut dengan transducer cukop di tempel di permukaan luar pipa dan di clam sehingga dinamai clamp on flow meter.

WUF100CF

Jenis flowmeter clamp on ultrasonic ini ini bisa dipasang pada semua jenis material pipa dan semua jenis liquid dengan tingkat maksimal campuran solid hingga 15%. Selain itu flow meter clamp on ultrasonic bisa mengukur flow rate dari cairan pada pipa dengan ukuran dari DN15 hingga DN200 atau lebih tergantung pada jenis transducernya.

Jenis flow meter clamp on ini cukup mewakili guna memenuhi kebutuhan flow meter yang digunakan pada pipa dengan size besar. Jika kita bandingkan dengan sistem inline flow meter, ketika di aplikasikan pada diameter pipa yang besar mempunyai selisih harga yang jauh lebih murah. Sebagi ilustrasi jika kita memasang flow meter electromagnetic yang inline pada pipa dengan diameter 36 inchi maka biaya installasi flow meter tersebut dengan memotong pipa serta mengelas flange mungkin akan didapatkan harga ultrasonic flow meter 1 set.

Karena sifatnya clamp on artinya tidak memotong pipa maupun melubangi pipa, maka instalasi clamp on ultrasonic flow meter membutuhkan waktu jauh lebih cepat dengan biaya instalasi jauh lebih murah. Dan karena sifatnya clamp on dimana sensor atau transducer ultrasonic flow meter tidak contact langsung dengan cairan maka, cukup aman untuk persoalan keganasan dari cairan terutama untuk cairan yang korosif dengan tingkat keasaman yang ekstrim.

Advertisements