Flow meter untuk limbah Pabrik kelapa sawit

Flow Meter Electromagnetic Flowmag Wmag30

Limbah Pabrik CPO

Proses pengolahan produsksi Crude Palm oil ( CPO ) di Parik minyak kelapa sawit mempunyai sifat limbah yang agak ekstrem karena disamping mempunyai banyak kandungan partikel solid juga mempunyai terperature yang sangat tinggi bisa mencapai 90 derajad celcius. Limbah yang menjadi perhatian di pabrik kelapa sawit  adalah limbah cair.

Limbah cair pabrik cpo  ini adalah air buangan yang dihasilkan oleh pabrik kelapa sawit utamanya berasal kondensat rebusan, air hidrosiklon, dan sludge separator. Setiap1 ton tandan buah segar yang diolah akan terbentuk sekitar 0,6 hingga 1 m3 limbah cair. Limbah cair mengandung karbon organik dengan nilai COD lebih 40 g/L dan kandungan nitrogen sekitar 0,2 dan 0,5 g/L berupa nitrogen ammonia dan total nitrogen. Karakteristik Limbah cair proses produksi CPO berasal dari unit pengolahan yang berbeda, terdiri dari:

  • 60% dari total limbah cair berasal dari stasiun klarifikasi
  • 36% dari total  limbah cair berasal dari stasiun rebusan
  • 4 % dari total  limbah cair berasal dari stasiun inti.

Teknologi pengelolaan Limbah Cair pabrik cpo  pada umumnya menggunakan cara peroses kolam terbuka yang terdiri dari kolam anaerobik, fakultatif dan aerobik dengan total waktu retensi sekitar 90-120 hari. Teknologi kolam terbuka ini memerlukan lahan yang luas (3 -7 ha), biaya pemeliharaan yang cukup besar dan menghasilkan emisi gas metana ke udara bebas.

Untuk mengukur besarnya limbah pabrik cpo yang diperoses dan limbah hasil proses dibutuhkan alat ukur debit dan total volume limbah cair agar kwalitas hasil proses limbah dapat terjaga dengan baik. Flow meter untuk kasus ini biasanya menggunakan jenis flow meter yg tidak mempunyai bagian yg contact dengan cairan bergerak karena sifat limbah cair yang tidak homogen, kotor dan banyak mengandung partikel solid dapat membuat flow meter ini macet seperti flow meter electromagnetic.

Untuk proses awal yaitu buangan air limbah pabrik cpo dari proses ke bak penampungan awal biasanya di butuhkan flow meter magnetic yang mempunyai kemampuan kerja pada temperatur diatas 90 derajad celcius. Sedangkan untuk ntuk aliran limbah yang mengandalkan selisih ketinggian atau aliran gravitasi biasanya di gunakan flow meter yang mampu bekerja pada low flow velocity serta untuk aliran limbah yang dialirkan pipa yang dipasang pada aliran air/parit sebaiknya menggunakan flow meter electromagnetic  yang water proof.

display flomwag

Flow Meter Magnetic untuk Limbah CPO

Sebaiknya untuk proses limbah cair pabrik cpo  proses kelapa sawit ini menggunakan jenis electromagnetic flow meter karena flowmeter magnetic ini tidak mempunyai bagian sensor yang bergerak. Flow meter limbah cpo jenis magnetic ini aman terhadap terhadap jenis cairan yang banyak mengandung kotoran atau partikel solid. Pada model tertentu electromagnetc flow meter  ini mampu membaca pada temperature kerja hingga 180 derakjad celcius. Serta untuk kasus tertentu mampu bekerja pada kwalaitas tahan terhadap air atau water proof hingga kedalaman 3 meter..

Baca Juga :

Karena sifat dari limbah cpo ini yang korosif dan abrasif sebaiknya menggunakan flowmeter magnetic yang menggunakan material electrode dari titanium. Sementara itu untuk limbah cpo yang temperature diatas 80 derajad celcius menggunakan flow meter magnetic dengan material liner tahan panas ayaitu PTFE dangan model converter compact.

Selain limbah proses CPO di pabrik kelapa sawit biasanya juga  terdapat limbah domestik dan air kotor, bisa mengguanakn flow meter magnetic atau flow meter ultrasonic. Untuk kasus ini cukup menggunakan bahan liner raber dan electrode di buat dari bahan SUS316L namun untk memenghemat stoc bisa juga menggunakan material electrode dari bahan titanium karena selilsih harga tidak begitu signifikan.

Untuk kasus tertentu agar hasil pembacaan flow meter limbah pabrik cpo bisa diapat download di komputer atau laptop, flow meter magnetic untuk limbah cpo ini biasanya udah dilengkapi dengan output analog 4 – 20 mA, pulse dan juga comunication RS485. Karena itu bisa ditambahkan data logger atau di hubungkan langsung dengan komputer dengan menggunakan comunication RS485 sehingga tidak perlu lagi operator mencatat harian.

Dengan pemasangan data loger flow rate dan volume biasa langsung di pantau real time maupun di download berdasarkan setting dan kapasitas penyimpanan dari datta logger yang bisa di download di PC atau Laptop.

ElectroMagnetic Flow Meter

 Electromagnetic flow meter bisa dapat bekerja dengan baik jika konduktivitas dari aliran memenuhi persyaratan, dan untuk keakurasian dari flow meter electromagnetic juga ada persyaratan kecepatan aliran minimal dan kecepatan aliran maksimum. Karena itu kapasitas dari flow meter tidak hanya didasarkan pada size flow meter yang umumnya mengikuti dimensi dari pipa

Flow meter magnetic pada dasarnya terdapat 2 bagian utama yaitu :

  1. Flow sensor magnetic
  2. Converter atau magnetic transmitter yang sering disebut display

1. Magnetic Flow Sensor

Ada dua bagian dari flow meter magetic yang utama yaitu magnetic flow sensor dan magnetic flow transmitter atau converter. Untuk Magnetic flow sensor terdapat komponan berupa flow tube, electrode, coil cover dan connection baik berupa flange maupun ulir.

Pemilihan jenis material magnetic flow sensor harus di sesuiakan dengan spesifikasi cairan dan koneksi installasi. Untuk bahan electrode bisa menggunakan yang paling standart yaitu SUS316L, Titanium, hast alloy, tantalum, platinum dan lainya. Jenis material electrode ini sangat penting karena kesalahan pemilihan jenis material electrode berakibat live time flow meter menjadi pendek.

Apabila flow meter electromagnetic diaplikasikan pada cairan abrasive karena mengandung logam maka jenis material electrode titanium atau tantalum lebih cocok. Sedangkan cairan kimia yang mengandung sulfat pekat dengan konsentrasi diatas 70% sebaiknya menggunakan material tantalum yang terkenal tahan terhadap asam.

Komponen kedua dari magnetic flow sensor adalah liner,  bahan material liner biasanya rubber, teflon, PTFE, polyurethan dan juga ada yang menggunakan cramic.

Pemilihan jenis material liner didasarkan pada maximal temperature, max pressure, ketahanan abrasive dan asam dari cairan. Untuk aplikasi pada industri food and bevarage dan obat obatan hendaknya di pilih jenis linet yang punya kelas food grade.

Untuk flow meter yang diaplikasikan pada cairan panas tinggi  hingga temperature 160 derajad celsius sebaiknya mengunakan material teflon atau ptfe. Kunci utama dari pemilihan material adalah karakteristik serta spesifikasi cairan dan juga kondisi pemipaan dilapangan.

2. Magnetic Flow Transmitter ( Converter )

Bagian kedua Flowmeter electromagnetic adalah converter atau magnetic flow transmitter yang mampu menerjemahkan signal dari elctrode kedalam hitungan kecepatan. Dari flow converter ini bisa disajikan angka ke display serta memberikan ouput lainya. Jenis Magnetic flow transmitter ada yang menyatu dengan sensor atau terpisah,  dikenal dengan istilah compact/integral atau remote/split.

Dari magnetic flow transmitter ini flow meter mampu membaca dan mendeteksi kecepatan aliran atau velocity. Dimana unit flow velocity satuanya adalah jarak per waktu, debit air atau flow rate volume per waktu. Sedangkan satuan unit totalizer yang berupa total volum dengan satuan unit volumetric. seperti liters, gallon atau m3.

Flow meter air magnetic dioperasikan dengan power 90 – 240 VAc,  12- 36 Vdc. Ada juga yang menngunakan power Battery yang mampu bertahan hinggga 2 tahun – 5 tahun. Begitu juga output bukan saja pembacaan di display tapi juga bisa memberikan analog output 4 – 20 mA, Pulse, alarem dan comunication RS485. Jadi cukup lengkap bagi yang menginginkan hasil pengukuran flow sensor di hubungkan ke control, komunikasi ke komputer atau remote sistem seperti keGPRS atau sistem internet.

Akurasi magnetic flow meter

ac176-electromagnetic2bflow2bmeterFlow meter magnetic mempunyai akurasi yang cukup baik yaitu 0.5% atau bisa lebih baik untuk jenis inline dan 1=2% untuk jenis insertion. Karena konstruksinya tidak ada bagian sensor yang berputar, ini cocok bagi yang tidak menginginkan pressure drop  berlebihan karena flow meter.

Hal ini dikarena posisi sensor atau electrode dipasang pada dinding flow tube bagian dalam pipa yang dilindungi oleh liner. Karena itu flowmeter ini cock digunakan untuk liquid yang kotor, mengandung sampah, mengandung partikel solid. Bahkan cocok juga untuk cairan lumpur atau adukan semen dan bubur kertas serta cairan kotor lainnya.

Selama cairan yang diukur mempunyai konduktifitas diatas 20 micro siemens, flowmeter magnetic cocok digunakan. Bahkan bisa digunakan untuk cairan yang mempunyai karakteristik ekstrem, seperti temperatur  hingga 160 degree celcius. Bisa juga untuk cairan yang memiliki keasaman ekstrim dan korosif serta abrasive seperti air laut hingga cairan kimia. Untuk cairan food grade, magnetic flow meter juga tersedia dengan bahan material food grade, seperti stainless steel SUS316 dan Teflon serta ceramic…………………………………… read more ….

 

 

Advertisements