Aplikasi Flow Meter

Aplikasi flow meter berdasarkan jenis fluida dan model flow meter

Penggunaan Flow meter

Flow meter adalah alat instrumen yang digunakan untuk mengukur suatu fluida yang mengalir baik dalam aliran tertutup maupun terbuka. Flow meter mempunyai banyak jenis yang aplikasinya disesuaiakn dengan kebutuhan dan jenis fluida. Aplikasi flow meter yang banyak ditemui masyarakat biasanya untuk air dan bahan bakar. 

Untuk masyarakat umum, aplikasi flow meter untuk air bisa dilihat di rumah berupa water meter untuk menghitung pemaaian air pdam. Sedangkan untuk BBM banyak dipakai pada SPBU untuk menghitung jumlah volume penjualan bbm Yang biasanya menghitung vlolume atau mass fow.

Untuk industri manufacture aplikasi flow meter biasanya digunakan untuk proses produksi yang berupa filling dan memonitor hasil produksi. Ada juga, flow meter digunakan untuk melihat kwalitas produksi serta mengecek sistem pendinginan atau performa pompa.

Aplikasi flow meter untuk industri pengolahan air, flow meter biasanya dipasang pada saluran masuk bahan baku dan saluran distribusi. Bisa juga dipaka pada proses guna memantu besan hasil produksi dan limbah buangan hasil proses.

Komponen  Flow meter

Flow sensor

    • Ada dua bagian dari flow meter yang utama yaitu flow sensor dan flow transmitter atau atau flow computer. Untuk flow sensor terdapat beberapa komponan sesuai dengan jenis dan model flow meternya. Yang biasa menjadi acuan adalah Maxksimal kapasitas, size flow meter, jenis koneksi, power supply, material pipa dan spesifikasi liquid.
    • Untuk bahan material dari flow sensor disesuaikan dengan material pipa, spesifikasi fluida, temperature, pressure, dan IP class. Selain itu perlu diinformasikan apakah dibutuhkan material yang punya kelas food grade, tahan asam dan tahan abrasive.
    • Bagian kedua dari Flowmeter adalah flow transmitter atau flow display atau flow gauge. Bagian ini mempunyai fungsi menerjemahkan signal dari sensor kedalam hitungan kecepatan dan lainya, yang bisa ditampilkan berupa angka ke display. Fungsi selanjutnya dari flow transmitter adlah bis amemberikan output yang bisa dihubungkan ke plc atau control lainnya.

Flow Transmitter

    • Flow transmitter ini diproduksi sesuai dengan jenis flow meter berdasarkan pada cara kerja mengacu pada teory fisika. Untuk jenis isntalasi biasanya dibagi menjadi compact (menjadi satu dengan sensor)  dan remote ( split, terpidah dengan sensor). Panjangnya kabel untuk sistem remote bisanya ada ukuran maksimalnya tergantung aturan yang dibat oleh manufacture.
    • Flow transmitter bertugas membaca signal dari flow sensor dan mengoleah menjadi kecepatan aliran dan seterusnya. Kecepatan aliran atau velocity mempunyai satuan unit jarak per waktu, debit, atau kapasitas yang sering disebut dengan flow rate.
    • Dari flowrate tersebut maka totalizer atau volume dengan satuan unit liters, gallon, m3 atau barrel bisa ditampilkan juga. Untuk kasus tertentu, mass flow meter mampu membaca mass dari fluida yang mengalir kc sensor coriolis. Untuk pembacaan satuan unit adlah mass seperti gram, kg, ton, punds dan lainya.

Menentukan type flow meter

Sebelum membeli flow meter sebaiknya pastikan dulu jenis flow meter sesuai dengan aplikasi. Sehingga mempunyai manfaat yang maksimal. Berikut ini beberapa variabel yang bisa digunakan sebagai panduan untuk menentukan type flow meter:

  • Jenis Fluida yang diukur pada flow meter : gas, water, chemical, oil , liquid gas, sludge, dll
  • Kapasitas maksimal dan minimal flow atau flowrate
  • Karakteristik fluida : kotor, bersih, asam, viscositas, conductivity dan lainnya yg dibutuhkan
  • Tujuan pengukuran fluida : mengetahui dan memantau flowrate, volume, velovity atau manfaat lainnya. Seperti, untuk control yang butuh alarm, relay, analog output atau comunication RS485
  • Besaran ( max dan min ) dari Flow rate, working Pressure, Temperature dari fluid yang akan diukur flow meter
  • Perlu tidaknya sistem kedap air pada flow meter ( water proof) atau area yang mudah terbakar atau explossive atau  yang standard
  • Jenis material, dimens, dan sitem koneksi pada pipa
  • Sistem installasi flow meter : Vertical atau horizontal
  • Keterangan lain yang diperlukan, karena pada dasarnya flow meter bisa dibuat/dipesan sesuai dengan keinginan pemesan (custom)

Jenis Flow Meter

Sebagaimana diketahui aplikasi flow meter cukup banyak sekali baik didunia industri manufacture, irigasi, rumahsakit, hotel, taman wisata, alat berat, dunia kelautan, transportasi laut dan sebagainya. berikut ini aplikasi berdasarkan teknologi:

Akurasi flow meter

Akurasi flow metercukup bervariasi, sesuai dengan jenis dan model dari flowmeter yang diproduksi. Ada yang mempunyai akurasi 5%, 2%, 1%, 0.5% bahkan ada yang 0.2 % dan lebih bai. Untuk jenis flow mete air biasanya kisaran yang diharapkan jika untuk kwalitas proses dan product mencapai 0.5% hingga 1%. Jika digunakan untuk irigasi dan pemantauan flow rate untuk menajga performa mesin akurasi berada pada kisaran angka 2% hingga 5%.

Namun untuk proses tertentu, yang menginginkan kwalitas proses dan product yang sangat tinggi biasnya akurasi pada kisaran 0.2%. Permintaan Akurasi flow meter yang tinggi, biasanya untuk liquid yang harganya mahal seperti susu, minnyak, obat, dan lainya.

Untiuk kasus ini sebaiknya menggunakan jenis flow meter coriolis yang terkenal dengan sebutan mass flow meter. Karena namnya mass flow meter, maka hasil pengukuran dan akurasi tidak berubah walupun ada perubahan temperature termasuk adanya udara/gas.

Perubahan temperature cairan yang mampu merubah viskositas dan terjebaknya gas dalam cairan tidak akan merubah mass yang dibaca flow meter coriolis. Karena Massa dari gas atau udara bisa diabaikan terhadap mass cairan. Begitu juga perubahan temperatur ciran hanya merubah volume dari ciran tapi untuk massanya tidak berubah.

Fungsi Flow Meter

Pada aplikasinya, flow meter banyak digunakan untuk mengukur karakter aliran berupa velocity, flow rate dan total volume. Selain itu untuk jenis flow meter tertentu mampu mengitung mass flow dan total mass dari cairan yang mengalir.

Dari uraian diatas sebelum membeli flow meter sebaiknya tentukan dulu tujuan, manfaat yang ingin dicapai serta spesifikasi fluidanya. Sehingga investasi yang mahal ini bisa memberikan hasil yang optimal. Karena flow meter yang baik bukan yang mahal, kuat, dan presisi, tapi yang memberikan manfaat maksimal. Dimana flow meter harus memnuhi unsur ketersediaan budget, biaya operasional dan maintenance.

Pemilihan jenis serta model flowmeter juga tergantung pada aplikasi dan disesuaikan kondisi lapangan khususnya bagi piping yang sudah eksis

Kesulitan instalasi baik karena posisi dan kondisi instalasi yang terhalang proses produksi tidak boleh berhenti  harus diperhatikan dengan seksama. Dari cara instalasinya flow meter ada 5 jenis yaitu in line, insertion, clamp on dan open channel.

Atau jika tuntutan akurasi atau lainya, sehingga memaksa terhadap 1 jenis flow meter jika dibutuhkan lakukan rekayasa engineering. Tujuan dari rekayasa ini untuk mendapatkan manfaat yang optimal dengan akurasi yang diinginkan.

Berbagai jenis flow meter digunakan untuk mengukur aliran air dan gas karena itu istilah flow meter air dan gas meter cukup populer di masyarakat. Banyak dari para engineer yang salah kaprah dalam memilih jenis serta spesifikasi flow meter.

Ini bisa berakibat fatal karena harga flowmeter tidak murah. Sebaiknya sebelum membeli flow meter, ditentukan dulu tujuan, manfaat yang ingin didapatkan dan budget yang tersedia.

Flow meter berdasar prinsip kerja

Ada bebarapa jenis flow meter berdasarkan penggolongan pengukuran yaitu

Positive Displacement atau PD meter

PD Flow Meter atau Postive Displacement Flow Meter cukup unik, karena flow meter jenis ini mengukur langsung volume secara faktual.

Untuk jenis flow meter lain, biasanya bekerja pada prinsip mengkur laju aliran yang akan di konversikan ke volume fluida. Dengan menggunakan PD meter, sinyal output secara langsung berkaitan dengan volume fluida yang melewati flow meter. Jenis PD flow meter yaitu Bi-rotor (gear, oval gear, helical gear), nutating disc.

 

Advertisements