Alat Ukur Aliran Flow meter

Faktor penentuan jenis dan model alat ukur aliran flow meter

Memilih Jenis Flow Meter

Flowmeter adalah alatukur  yang digunakan untuk mengukur laju aliran linier, nonlinier, massa atau volume dari liquid, gas ataupun solid . Dasar Pemilihan Jenis Flow Meter untuk mendapatkan flow meter yang sesuai adalah memahami dengan benar tentang persyaratan yang ditentukan berdasarkan aplikasi flowmeter terhadap jenis fluid, dan persyaratan lainnya. Oleh karena itu, perlu waktu dalam mengevaluasi sifat dari proses fluida dan instalasi secara keseluruhan sebelum ditentukan jenis flow meter yang akan digunakan. wmag30-1

Berikut adalah beberapa pertanyaan kunci yang perlu dijawab sebelum memilih jenis flow meter:

  • Apakah Jenis cairan yang diukur oleh flowmeter atau flowmeters (udara, air, dll …)?
  • Apakah Anda memerlukan pengukuran besarnya flow rate dan / atau totalization dariflow meter?
  • Jika cairan tersebut bukan air, berapa viskositas cairan…?
  • Apakah cairan yang masuk kedalam flowmeter bersih, atau kotor ?
  • Apakah Anda memerlukan tampilan lokal pada flow meter atau apakah flow meter yang akan anda gunakan perlu output sinyal elektronik..?
  • Berapa besarnya Flow rate minimum dan flow rate maksimum untuk flow meter?
  • Berapakah tekanan proses minimum dan maksimum?
  • Berapakah suhu proses minimum dan maksimum?
  • Apakah cairan kimia kompatibel dengan flowmeter yang bersinggungan langsung dengan bagian flow meter…?
  • Jika flow meter ini unuk aplikasi proses berapa besrnya ukuran pipa…?

Pada dasarnya pada flow meter terdapat dua bagian yang utama yaitu sensor dan indicator. Flow Sensor digunakan untuk menaangkap prilaku dari fluid yang akan diukur yang diteruskan ke indicator sehingga tujuan dari pemasangan flow meter sesuai dengan yang tujuan yang diharapkan.

Komponen  Flow meter

Flow Sensor

Ada dua bagian dari flow meter yang utama yaitu flow sensor dan flow transmitter atau atau flow computer. Untuk flow sensor terdapat beberapa komponan sesuai dengan jenis dan model flow meternya dan biasanya ini yang menjadi acuan size flow meter dengan koneksi disesuaikan kondisi lapangan apakah menggunakan flange, ulir atau lainya.

Untuk flow sensor ini biasanya bahan material sensor di sesuaikan dengan material pipa, spesifikasi fluida, temperature maksimal, max pressure, IP class apakah butuh water proof atau lainya, termasuk jika dibutuhkan material yang punya kelas food grade dan tahan asam.

Flow Transmitter atau Flow display

Bagian kedua dari Flowmeter adalah flow transmitter atau flow display atau flow gauge, yang mempunyai fungsi menerjemahkan signal dari sensor kedalam hitungan kecepatan dan lainya, yang bisa ditampilkan berupa angka ke display serta memberikan ouput lainya. Flow transmitter ini biasanya hanya terbagi dalam bentuk menyatu dengan sensor atau terpisah, yang istilah dilapangan adalah compact/integral atau remote/split yang menggunakan kabel sebagai penghubung sensor ke transmitter.

Dari flow transmitter ini flow meter mampu membaca dan mendeteksi kecepatan aliran atau velocity,  dengan satuan unit jarak per waktu, debit aiar atau kapasitas yang sering disebut dengan flow rate dengan satuan unit volume perwaktu serta bisa membaca volume cairan yang melewati cairan pada waktu tertentu dengan satuan unit volumetric. Dan untuk kasus tertentu mass flow meter mampu membaca mass dari fluida yang mengalir dalam flow meter dengan satuan unit mass seperti gram, kg, ton, pounds dan lainya,

Bahkan jika flow meter model tertentu dikombinasi dengan temperature maka flow trnsmitter bisa menyajikan energy yang dihasilkan fluida yang bisa menyajikan suatu heat energy dengan satuan energy joule. Hal ini bisanya diaplikasikan untuk steam, air panas pada HVAC atau pada sitem pendinginan seperti chiller atau AC.

Namun jangan lupa untuk jenis pembacaan gauge atau display yang menggunakan sistem mecahnical register biasanya hanya mampu menampilkan flow rate dan volumetrik dan tidak bisa memberikan analog output kecuali ditambah dengan sensor putaran yang menerjemahkan putaran sistem mechanical ke dalam satuan angka volume seperti red sensor atau lainya.

                                               Baca Juga :

Ketika akan memilih jenis flow meter, harus di pertimbangkan faktor-faktor non teknis seperti pengenalan dengan baik flow metert erhadap operator di pabrik, pengalaman mereka dengan kalibrasi dan pemeliharaan, ketersediaan suku cadang, dan pengalaman terhadap cara mengoprasikan dan kesalahan lainnya. Yang perlu juga menjadi pertimbangan adalah biaya installasi yag harus dipertimbangkan setelah pemilihan jenis flow meter.

Advertisements