Advertisements
News Topic

Mesin Bubut

Mesin bubut atau Lathe Mesin mempunyai fungsi untuk membentuk matrial beda yang berbentuk bulat. Matrial yang bisa dikerjakan dengan mesin bubut bisa berupa kayu, mild steel ( SS400), Carbon steel, Alumunium, stainless steel, brass, bronze, teflon, PVC, PP atau matrial non logam lainnya. Proses pembubutan bisasanya untuk membuat matrial berupa Shaft, Cylinder rod, tuba, pipa, Baut, Mur, Pin atau yang lainnya yang berbentuk bulat.

Mesin bubut banyak digunakan oleh orang yang punya usaha bengkel permesinan ( machinning), bengkel alat berat, bengkel las, bengkel automotif  dan usaha kerajinan. Mesin bubut pada dasarnya dibagi dalam beberapa jenis. Cara kerja mesin bubut sangat sederhana sekali dimana benda kerja yang akan dibentuk di cekam oleh mesin dan diputar kemudian pisau bubut yang bisanya dibuat dari bahan yang keras sekali digunakan untuk mengurangi diameter dari benda kerja yang berputar tersebut.

Dalam memilih mesin bubut yang perlu diperhatikan adalah jenis matrial yang akan dibubut, diameter putaran dari benda kerja ( swing over bed ) serta panjang maksimal dari benda kerja ( the length to be held between centers ).
 Mesin bubut modern menawarkan berbagai kecepatan berputar dan teknik kerja untuk secara manual dan otomatis memindahkan alat potong ke benda kerja. Operator dan teknisi maintenance  harus mengenal degan baik mesin bubut dan cara operasinya untuk memudahkan pembuatan bagian-bagian hasil kerja mesin bubut baik berupa parts maupun hasil fabrikasi.
 

Untuk memudahkan identifikasi mesin bubut dibagi kedalam beberapa type yaitu 

  • Wood Lathes : Jenis mesin bubut sederhana adalah mesin bubut kayu. Seperti namanya, ia dirancang untuk mengubah kayu. Mesin bubut kayu adalah mesin kecil yang terdiri dari bed, headstock, tailstock dan tool rest.
  • Engine Lathes
  • Toolroom Lathe
  • Turret Lathe
  • CNC Lathes  Computer numerically controlled lathes
  • Special Purpose Lathes

Mesin Bubut berdasarkan fungsi komponen yang terintegrasi dalam mesin dapat dibagi dalam bagian-bagian sebagai berikut :

  • Stand (or legs) atau yang disebut sebagai dudukan mesin bubut sehingga posisi mesin bubut sesuai dengan tinggi dari operator mesin bubut dan untuk mesin bubut besar bisanya dibuat dari besi cor dan stand ini harus cukup kuat dan kokoh sehingga dapat meredam getaran mesin saat berputar.
  • Bed
  • Ways ( Guide Rail )
  • Headstock 
  • Gear Box
  • Spindle
  • Chuck
  • Tailstock
  • Tailstock Quill:
  • Carriage
  • Cross-slide
  • Tool Post
  • Tool Rest
  • Apron
  • Feed Rod
  • Lead Screw
  • Split Nut
  • Quick Change Gearbox
  • Steady Rest
  • Follow Rest
  • Chip Pan
  • Coolent Pump




Advertisements

Articles: Flow meters Wiratama

Jenis dan model flowmeter magnetic

Jenis flow meter magnetic Flowmeter magnetic diproduksi dan digunakan hanya untuk mendeteksi aliran yang mempunyai dasar ciran yang mempunyai koduktivitas minimal 20 micro siemens. Sensua dengan aplikasinya jenis flowmeter magnetic dapat di golongkan berdasarkan cara installasinya yaitu In Line flow meter magnetic Insertion magnetic flow meter In Line flow meter magnetic In Line magnetic flow meter […]

Komponen flow meter magnetic

Flow sensor magnetic Ada dua komponen flowmeter magnetic yang utama yaitu magnetic flow sensor dan magnetic flow transmitter atau converter magnetic. Untuk flow sensor magnetic terdapat beberapa komponan sesuai dengan jenis dan model flow meternya dan biasanya ini yang menjadi acuan size flow meter dengan koneksi disesuaikan kondisi lapangan apakah menggunakan flange, ulir atau lainya. […]

Kelebihan dan cara instalasi flowmeter magnetic

Kelebihan dan kekurangan flow meter magnetic Karena cara kerja Flow meter electromagnetic dalam mengukur besarnya flow rate berdasarkan luasan penampang maka pressure  aliran tidak akan berkurang , dan karena tidak adanya bagian sensor yang menghalangi atau berputar membuat sensor mempunyai umur yang relatif lebih lama dan free maintenance. Salah satu kelebihan dari magnetic flow meter […]

Flow meter magnetic

Flow meter magnetic atau magnetic flowmeter  dan sering disebut dengan nama magmeter merupakan jenis flowmeter volumetric yang cara kerjanya menggunakan sensor electromagetic berupa electroda. Karena menggunakan sensor elektromagnetic maka flowmeter magnetic ini tidak ada bagian yang bergerak (moving part) dan cocok untuk diaplikasi pada air kotor, air limbah dan air kotor bahkan untuk slurry asalkan cairanya […]

Flow meter portable untuk liquid

Flow meter portable untuk liquid merupakan flow meter yang digunakan untuk mengetahui besarnya aliran air atau debit air dalam pipa yang pengoprasianya mudah dan bisa dibawa ke mana mana karena ringkas dan ringan. Flow meter portable mulai terkenal saat dikenalkanya penggunaan ultrasonic pada aplikasi  flow meter dan dikenal dengan nama portabel ultrasonic flow meter,   dimana […]

 

Ada yang ingin ditanyakan silahkan :

1. Jika ada Pertanyaan tentang Product ataupun harga silahkan langsung hubungi :

 .

2.  Jika ada pertanyaan atau diskusi Tentang tulisan ini silahkan email ke admin@rudywinoto.com

.

Atau silahkan isi kolom dibawah ini dan klik submit  

.  

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: